Jumat, 15 April 2022

 

“Memahami genre film fiksi bag II”

 

Sahabat penggemar film dan penjelajah ilmu perfilman yang selalu bersemangat, jika sebelumnya penulis mengupas tentang difinisi film dan memahami genre film fiksi, maka dalam lanjutan kali ini penulis akan menyambung Kembali kupasan dan ulasan tentang perfilman yang masih dalam ranah genre film fiksi. Kita semua tahu dan harus tahu bagi yang belum tahu bahwa jenis-jenis film fiksi terdiri dari banyak jenis dan pada tulisan kami sebelumnya sudah kita kupas sedikit genre film fiksi dari jenis film aksi,film petualangan dan film superhero, maka kali ini mari Bersama-sama kita ikuti penjabaran lanjutan dalan genre film fiksi dengan jenis film drama,film komedi dan film biografi.

            Baik yang pertama kita buka ulasan dari genre film fiksi dengan jenis film drama.Film drama adalah film yang poin inti penggarapannya tergantung pada pengembangan esensi unsur cerita dan konflik mendalam pada penekanan karakter realistis yang sering pula mengusung tema emosional. Ringkasnya film drama adalah sebuah film yang umumnya berhubungan dengan tema cinta, cerita setting, karakter yang serta suasana yang memotret kehidupan nyata.Genre dari drama antara lain adalah documenter drama, mekumenter, documenter perjalanan, drama hukum, drama komedi drama sejarah dan lain sebagainya,Ada bebrapa jenis contoh judul film dengan  genre drama yang menjadi rekomendasi untuk ditonton antara lain dram Indonesia misalnya Laila Majnun (2021), tersanjung the movie (2021) dan sobat ambyar. Kemudian ada juga film drama rekomendasi dari dosen Stisipol Candradimuka yang sangat menarik untuk ditonton yaitu film dengan genre drama berjudul “Tom hanks is Forrest Dump (1994) synopsis dari film ini sendiri adalah berkisah tentang kehidupan seorang pria yang mempunyai IQ 75 dibawah rata-rata namun mampu menyelesaikan study nya sampai jenjang perguruan tinggi bahkan kisah yang menharukan terutama tentang hal asmara sang tokoh itu sendiri..Alur cerita yang merekam sejarah budaya pop,politik hingga ekonomi Amerika yang secara bersamaan memberikan wawasan sekalgus hiburan bagi penontonnya.

            Kedua adalah film fiksi dengan genre komedi juga menjadi bagian yang beriringan dengan pembahasan diawal tulisan ini. Genre komedi juga tidak kalah menarik untuk dikupas secara mendalam. Selera setiap penonton sajian perfilman akan sudah pasti tidak sama dengan jenis genre yang diminati.namun itulah industri perfilman yang semakin hari semakin bersaing dalam meningkatkan kwalaitas dari segala sisi. Tidak pula jauh berbeda dengan film fiksi genre komedi. Film komedi sendiri adalah  jenis film yang mengundang tawa bagi penontonnya. Jenis film dengan genre komedi biasanya berupa drama ringan yang melebih-lebihkan aksi,situasi, bahasa, hingga karakternya.Film komedi menjadi salah satu genre film dengan banyak peminatnya.Saat menyaksikan film dengan genre komedi enonton tidak perlu berfikir banyak seperti menonton film misteri atau tidak perlu menyiapkan menyat seperti menonton film horror atau tidak perlu menyiapkan tissue untuk menghapus ari mata saat terbawa suasan cerita film drama. Penikmat film komedi hanya tinggal menonton filmnya dan tertawa sepuasnya,bahkan sampai muncul statement yang mengingatkan bahwa penikmat film komedi diingatkan agar tertawalah sebelum tertawa itu dilarang. Ada makna yang tersirat dari kalimat tersebut mengingat jika penikmat film diberikan kesempatan tertawa sepuasnya selama menikmati sajian film bahkan sudah selesai menontonpun terkadang masih bisa membawa tawa jika ingat dengan akting para pemainnya.

Penggemar film sudah dipastikan akan tau dan faham dengan film fiksi jenis film dengan genre biografi. Ya genre ini tidak asing juga menjadi penghias dalam dunia perfilman nusantara dan internasional.Film fiksi dengan genre biorgrafi adalah salah satu sajuan film yang mendramatisasikan kehidupan seseorang atau tokoh yang ada didalam dunia nyata. Biasanya film dengan genre jenis ini menggunakan nama dan latar belakang asli dari seorang tokoh untuk menceritakan seluk beluk kehidupannya. Dalam perfilman genre biografi juga menjadi refrensi sebuah pembelajaran yang sudah terjadi dan bisa diambil hikmah serta makna yang diceritakan. Lewat sebuah film biografi kita dapat merasakan apa yang terjadi pada seorang tokoh dibalik peristiwa-peristiwa besar yang mengelilinginya.

        Seperti contoh dalam film yang berjudul “Habibie &    Ainun” kita           juga diajak untuk merasakan duka yang mendera Habibie ketika si hasri        ainun sakit-sakitan menunggu ajal menjeputnya..Sederhanaya sebuah film     biografi seharusnya mampu menangkap kedalaman hidup sebuah objek       yang difilmkan.Mampu memotong jarak antara penonton dengan subjek       dalam film. Ketika biasanya penonton memahami subjek  lewat cerita,film   biografi membalik logika tersebut dengan pemahaman cerita kepada     penonton lewat  atribut dari subjek didalam film.


       Dalam film dengan genre biografi saya juga memberikan gambaran sebuah film yang kami rilis berdasarkan kenyataan hidup yang dialamai. Adapun peranan dan tokohnya adalah dari pelaku kehidupan itu sendiri. Produk kenyataan hidup yang ditawarkan adalah sekelumit cerita haru dari perjalanan seorang anak laki-laki yang akan menempuh pendidikan agama disebuah pondok pesantren, Disinilah letak harunya adalah ketika masing-masing mencoba menahan kesedihan dan airmata ketika dengan berat hati berpisah antara orang tua dan buah hatinya, dengan senyum terpaksa ditutupi air mata yang tak kuasa untuk mengalir dipipi satu keluarga ini. Baik sang ayah, ibu dan anak itu sendiri masing-masing tak kuasa menahan kesedihan yang akhirnya tidak mampu membalikan badan walau hanya sekedar saling menatap untuk memulai sebuah perpisahan.

Dari beberapa pembahasan terkait film fiksi dengan genre drama, genre komedi dan genre biografi semuanya memiliki teori dan alur cerita yang mengandung makna dari pengelompokan genre itu sendiri. Maka dalam menetukan pemilihan film sangat dipengaruhi oleh selera, tujuan serta kwalitas yang disajikan dalam dunia perfilman. Semakin banyak jenis film yang ditawarkan akan semakin banyak pula pilihan untuk dinikmati serta semakin banyak  manfaat bahkan ilmu dan wawasan dari makna film yang disajikan. Sebaiknya sebagai penikmat film kita harus bijak dan mampu mengelolah makna yang tersirat dari sebuah film yang disajikan.

 

                                                                                    Muara Enim,15 April 2022

                                                                                    Penulis

 

                                                                                    SYAHRUL PADRI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

3 Brand UMKM kereeeeen Menurut "IRUL MANCE (Manjang Cerite)

  Generasi muda yang sudah terlahir dalam era Milenial dan era digital saat ini harus menjadi mahluk penghuni bumi yang harus memiliki kekua...